Semua Kategori

Get in touch

Dapatkan kemasan terbaik untuk mi instan Anda dan tingkatkan penjualan

Time : 2025-03-24

Di pasar makanan ringan yang sangat kompetitif saat ini, mi instan, sebagai makanan yang praktis dan lezat, membutuhkan kemasan yang memainkan peran penting jika ingin menonjol. Jadi, jenis kemasan apa yang bisa mengubah mereka yang hanya melihat menjadi pelanggan yang benar-benar membayar? Selanjutnya, mari kita telusuri ini secara mendalam.

Pentingnya Desain Kemasan untuk Kesuksesan Mi Instan

Ketika Anda masuk ke area camilan di supermarket, ada berbagai macam mi instan di rak. Pada saat itu, kemasan seperti seorang tenaga penjualan yang tidak bersuara. Orang memilih mi instan karena kemudahannya dan rasanya yang lezat, dan kemasan harus mencapai beberapa tujuan secara bersamaan. Pertama-tama, bahan anti-penyok harus digunakan agar mi instan tidak hancur selama transportasi. Teknologi penghalang canggih juga harus diterapkan untuk menjaga mi tetap segar setiap saat. Selain fungsi praktis ini, elemen visual pada kemasan juga sangat penting. Misalnya, warna memiliki peran yang sangat khusus. Warna hangat seperti merah dan kuning dapat merangsang nafsu makan orang, dan melihatnya saja sudah membuat perut bergemuruh. Sedangkan latar belakang putih bersih memberi kesan bahwa mi tersebut higienis. Sebuah studi industri menemukan bahwa ketika mencoba merek mi instan baru, sebanyak 72% konsumen membuat keputusan pembelian mereka hanya berdasarkan kemasan. Seperti ketika kita berada di supermarket, terkadang kita tertarik oleh kemasan mi instan yang sangat menarik perhatian dan tanpa sadar meletakkannya di keranjang belanja. Inilah daya tarik dari kemasan.

Fitur Utama dari Kemasan Mi Berkinerja Tinggi

Saat ini, kebutuhan konsumen terhadap kemasan erat kaitannya dengan gaya hidup mereka. Bayangkan saja, setelah hari yang sibuk, Anda hanya ingin memiliki makanan panas segera setelah pulang ke rumah. Wadah polipropilen yang dapat langsung dimasukkan ke dalam microwave sangat praktis, dan juga memiliki lubang uap. Anda tidak perlu lagi mencari mangkuk dan bisa langsung memanaskan mi di dalam wadah. Bagi pekerja kantor, kadang-kadang mereka tidak bisa menyelesaikan makanan dalam satu kali makan, tetapi ingin memakan mi yang tersisa lain waktu dan memastikan bahwa mi tidak rusak. Kemasan dengan resleting penutup yang dapat ditutup ulang sangat membantu. Selain itu, orang sekarang ingin tahu persis apa yang ada di dalam makanan. Jendela transparan pada kemasan memungkinkan orang melihat mi dan bahan-bahan yang telah dikeringkan di dalamnya, memenuhi permintaan akan transparansi produk. Dalam hal perlindungan lingkungan, banyak orang sekarang peduli tentang hal itu, terutama generasi milenial. Survei menunjukkan bahwa 68% milenial mengatakan apakah kemasan ramah lingkungan atau tidak akan memengaruhi pilihan pembelian mereka. Oleh karena itu, menggunakan bahan biodegradable berbasis tanaman yang dapat terurai dalam 180 hari untuk kemasan dapat menarik kelompok konsumen ini. Misalnya, ketika kita melihat bahwa merek mi instan tertentu menggunakan kemasan ramah lingkungan, kita akan merasa bahwa merek tersebut memiliki rasa tanggung jawab sosial yang kuat, dan kesukaan kita terhadap merek tersebut akan meningkat.

Tren Desain Inovatif untuk Meningkatkan Penjualan Mi Instan

Dengan banyak merek berusaha menarik perhatian konsumen, merek-merek terkemuka telah banyak berupaya dalam desain kemasan. Mari kita mulai dengan desain struktural. Mereka akan mendesain kemasan yang lebih menonjol di rak. Misalnya, wadah berbentuk heksagonal terlihat lebih menonjol di rak dibandingkan dengan cangkir bulat tradisional. Ada juga desain dengan tinggi yang berubah secara bertahap, yang dapat menampilkan produk secara bertingkat dan tampak sangat menarik. Selanjutnya, mari kita bicarakan tentang kemasan pintar. Sekarang banyak merek mencetak kode QR pada kemasan. Dengan memindai kode tersebut, konsumen dapat menonton video resep atau mempelajari cerita budaya tentang asal-usul mi tersebut. Menurut laporan pemasaran digital, 43% konsumen tertarik pada fungsi kemasan pintar semacam ini. Jika Anda ingin memposisikan produk sebagai premium, gunakan permukaan matte dengan sentuhan lembut dan tambahkan stempel foil logam, yang dapat langsung membuat orang merasa bahwa mi tersebut berkualitas tinggi. Seperti ketika kita melihat bungkus mi instan dengan kemasan yang sangat bergaya dan premium, meskipun harganya sedikit lebih mahal, kita tetap ingin mencobanya.

Solusi Kemasan Ekonomis dan Terjangkau untuk Merek yang Tumbuh

Bagi merek-merek yang sedang berkembang, mereka perlu mengontrol biaya sambil memastikan kualitas. Sistem kemasan modular adalah pilihan yang baik. Ini dapat menggunakan tutup dan dasar yang standar, dipadukan dengan berbagai rasa yang berbeda. Teknologi pencetakan digital juga sangat praktis, dan customisasi dalam jumlah kecil memungkinkan tanpa harus memenuhi jumlah pesanan minimum seperti di masa lalu. Hal ini sangat cocok untuk meluncurkan rasa musiman atau produk edisi terbatas. Ada juga strategi pengurangan bobot. Dengan mengurangi penggunaan bahan sebesar 15% - 20%, tidak hanya dapat menurunkan biaya transportasi tetapi juga memastikan stabilitas struktural dari kemasan. Selain itu, mendesain kemasan dua fungsi juga merupakan ide yang bagus. Misalnya, bisa diubah menjadi mangkuk untuk makan mi, dan setelah dimakan, bisa digunakan sebagai wadah penyimpanan. Dengan cara ini, konsumen akan merasa bahwa kemasan memiliki nilai tinggi dan akan lebih cenderung menerima harga yang sedikit lebih tinggi. Sebagai contoh, ketika kita membeli sebungkus mi instan dan menemukan bahwa kemasannya bisa digunakan sebagai tempat pensil setelah dimakan, kita akan merasa bahwa kita mendapatkan kesepakatan yang baik.

Strategi Pengembangan Berkelanjutan untuk Kemasan Makanan Modern

Penelitian Nielsen menunjukkan bahwa 81% konsumen di seluruh dunia lebih menghargai kemasan yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, merek mi instan juga perlu mengikuti tren perlindungan lingkungan dalam kemasan. Pengembangan berkelanjutan dapat dicapai secara bertahap. Pertama, mulailah dengan karton kemasan luar dan gunakan bahan daur ulang pasca-konsumsi (PCR). Kemudian, secara bertahap gantilah wadah utama untuk menyimpan mi dengan bioplastik yang dapat terurai. Dalam hal tinta cetak, juga alihkan ke pigmen berbasis tanaman daripada turunan minyak bumi. Jika untuk penjualan e-commerce, desain kemasan dengan dimensi yang sesuai dan hilangkan celah-celah yang tidak perlu. Program "Kemasan Tanpa Frustrasi" dari Amazon telah menemukan bahwa menggunakan metode ini dapat mengurangi tingkat kerusakan produk sebesar 34%. Seperti ketika kita membeli sesuatu secara online, kita akan sangat senang jika kemasan yang kita terima ramah lingkungan dan kokoh.

Mengoptimalkan Kemasan untuk Kesuksesan dalam Perdagangan Digital

Di era e-commerce, kemasan mi instan perlu tahan terhadap "mil terakhir" transportasi dan juga memberikan konsumen rasa kejutan saat membuka kemasan. Misalnya, gunakan kotak kardus bergelombang dengan sudut yang diperkuat, yang dapat lulus uji jatuh dan memastikan mi tidak rusak selama pengiriman. Kemudian, masukkan tisu bertanda merek di dalamnya, dicetak dengan tips memasak, membuat konsumen merasa sangat dipertimbangkan ketika membuka kemasan. Jika untuk layanan berlangganan, desain wadah yang bisa ditumpuk untuk mengurangi volume pengiriman. Data menunjukkan bahwa 64% konsumen online akan membagikan foto produk dengan kemasan kreatif di media sosial. Oleh karena itu, beberapa elemen yang cocok untuk diposting di Instagram dapat dirancang di dalam kemasan, seperti pelapis pola atau logo emboss. Seperti ketika kita menerima bungkus mi instan dengan kemasan yang sangat menarik, kita tidak bisa menahan diri untuk mengambil foto dan membagikannya di Beranda.

Pengujian dan Verifikasi Efektivitas Kemasan

Apakah desain kemasan baik atau tidak perlu diuji secara nyata. Verifikasi dunia nyata dapat dilakukan melalui kelompok fokus untuk melihat reaksi fungsional dan emosional konsumen terhadap kemasan. Misalnya, amati seberapa cepat peserta membuka kemasan dan mempersiapkan untuk makan mi. Teknologi pelacakan mata juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan hierarki grafis pada kemasan karena kebanyakan konsumen memindai kemasan dalam pola berbentuk Z dan hanya menghabiskan 0,8 detik untuk melihat logo merek. Uji penuaan dipercepat harus dilakukan untuk memastikan bahwa mi memiliki masa simpan setidaknya 12 bulan di bawah kondisi kelembapan yang berbeda. Jika produk diekspor ke negara lain, semua label dan petunjuk harus mematuhi standar internasional kemasan makanan ISO 22762. Hanya setelah melewati uji coba ini kita bisa tahu apakah kemasan benar-benar dapat mengubah pengunjung menjadi pembeli.

SEBELUMNYA :tidak ada

BERIKUTNYA : Apa yang membuat tutup plastik hebat untuk wadah makanan? Mari kita cari tahu

Pencarian Terkait